Good morning February, the month of Love! ♥ :D

images : http://www.layoutsparks.com/1/223771/dragon-love-white-heart-31000.html

Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan (1 February 2012) lan Kuningan Çaka (11 February 2012) 1933, dumogi iraga sareng sami ngemangguhang kerahajengan antuk Asung Kertha Wara Nugraha Ida SangHyang Widhi Wasa.

Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga kita semua mendapatkan keselamatan berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa

Congratulations Welcoming Galungan and Kuningan, may we all find salvation thanks of the gift of God Almighty

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa:正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”.

Di Tiongkok, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam. Namun, kesemuanya banyak berbagi tema umum seperti perjamuan makan malam pada malam Tahun Baru, serta penyulutan kembang api. Meskipun penanggalan Imlek secara tradisional tidak menggunakan nomor tahun malar, penanggalan Tionghoa di luar Tiongkok seringkali dinomori dari pemerintahan Huangdi. Setidaknya sekarang ada tiga tahun berangka 1 yang digunakan oleh berbagai ahli, sehingga pada tahun 2009 masehi “Tahun Tionghoa” dapat japada tahun 4707, 4706, atau 4646.

Dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, serta budaya yang dengannya orang Tionghoa berinteraksi meluas. Ini termasuk Korea,MongoliaNepalBhutanVietnam, dan Jepang (sebelum 1873). Di Daratan Tiongkok, Hong KongMacauTaiwanSingapuraIndonesiaMalaysia,FilipinaThailand, dan negara-negara lain atau daerah dengan populasi suku Han yang signifikan, Tahun Baru Imlek juga dirayakan, dan pada berbagai derajat, telah menjadi bagian dari budaya tradisional dari negara-negara tersebut.